TEORI KRITIS TENTANG PENGETAHUAN, KUASA, DAN TRANSFORMASI DALAM PERUBAHAN SOSIAL-EKONOMI
Rp147.200,00
JUDUL : TEORI KRITIS TENTANG PENGETAHUAN, KUASA, DAN TRANSFORMASI DALAM PERUBAHAN SOSIAL-EKONOMI
PENULIS : Decka Pratama Putra, S.Sos., M.Si.
NO BUKU : ISBN
TAHUN TERBIT : 2026
Description
Buku ini mengkaji hubungan mendasar antara pengetahuan, kuasa, dan perubahan sosial-ekonomi dari perspektif teori kritis. Berangkat dari krisis pengetahuan dalam pembangunan yang sarat kepentingan dominasi, buku ini menegaskan urgensi transformasi berbasis analisis kritis atas relasi pengetahuan-kuasa.
Penelusuran akar teori kritis dimulai dari kritik Marx atas ideologi dan infrastruktur ekonomi, dilanjutkan dengan kritik Mazhab Frankfurt terhadap rasio instrumental dan masyarakat satu dimensi. Pengetahuan dipahami sebagai produk sosial sekaligus alat dominasi melalui konsep ideologi sebagai kesadaran palsu, reifikasi, serta peran pendidikan dan media dalam mereproduksi pengetahuan dominan.
Kuasa, menurut Foucault, tidak hanya represif tetapi juga produktif, bekerja melalui lembaga-lembaga seperti sekolah, penjara, dan rumah sakit sebagai teknologi kuasa. Sebagai alternatif, Habermas menawarkan rasio komunikatif dan etika diskursus untuk membebaskan ruang publik. Buku juga menyoroti bagaimana pengetahuan kolonial menjadi justifikasi eksploitasi ekonomi, serta warisan pascakolonial dalam pembangunan global.
Pada ranah perubahan sosial-ekonomi, teori kritis mendorong mobilisasi pengetahuan alternatif untuk ekonomi kerakyatan, melawan hegemoni pasar dan negara, serta mengembangkan ekonomi solidaritas, koperasi, dan pengelolaan komunal. Konsep kontra-hegemoni sebagai perang posisi dan pembangunan blok historis alternatif menjadi strategi perjuangan.
Pengetahuan emansipatoris diwujudkan melalui pendidikan populer: kesadaran kritis (conscientization), metode problem-posing, serta pendidikan nonformal dan komunitas belajar kritis. Buku ditutup dengan strategi praktis seperti analisis wacana kritis, fasilitasi dialog kritis di komunitas marjinal, dan membangun jaringan solidaritas pengetahuan alternatif.
Inti buku: Transformasi sosial-ekonomi sejati hanya mungkin terjadi jika pengetahuan dibebaskan dari jerat kuasa dominan, dan masyarakat marjinal diberdayakan sebagai subjek kritis atas realitas mereka sendiri.
Reviews
There are no reviews yet.