Description
FLP Merawat Kata dan Imun Nalar merupakan antologi reflektif yang menghadirkan beragam wajah Ramadan melalui kekayaan budaya, pendidikan, tradisi Mandar, keluarga, generasi muda, dan perkembangan teknologi. Kumpulan tulisan di dalamnya merekam berbagai tradisi dan suasana Ramadan, seperti sibaliparri, sipamandaq, sahur, takjil, ngabuburit, i’tikaf, serta kebiasaan yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Ramadan dipandang tidak hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, penguatan nilai, dan perenungan terhadap perubahan zaman. Nilai-nilai lokal berpadu dengan dinamika kehidupan modern, termasuk FOMO, digitalisasi, kehidupan pelajar, serta tantangan mempertahankan makna dan nilai Ramadan di tengah perkembangan teknologi. Antologi ini menghadirkan refleksi tentang pentingnya merawat kata, menguatkan nalar, memaknai tradisi secara bijaksana, serta menumbuhkan kepedulian, ketajaman berpikir, karakter, dan daya hidup melalui semangat Ramadan.




Reviews
There are no reviews yet.